Hidup di perbatasan Indonesia Timor leste

Hidup di perbatasan Indonesia Timor leste

Potret Hidup di perbatasan Indonesia Timor leste

Hidup di daerah perbatasan bagi yang belum pernah mengalami mungkin menjadi hal yang menantang. Akses yang mudah ketika melalui 2 negara, pemandangan atau situasi pedesaan menjadi beberapa hal yang menarik untuk tinggal disana. Indonesia dan Timor Leste adah 2 negara yang bertetangga.

Salah satu daerah perbatasan yang dapat diamati adalah Desa Kenebibi di Nusa Tenggara Timur. Banyak penduduk disana yang merupakan eks penduduk Timor Leste yang mengakui kedaulatan RI.

Rata-rata Hidup di perbatasan Indonesia Timor leste bertempat tinggal di gubuk tua, dengan hanya ada satu tempat tidur terbuat dari kayu. Tempat tidur hanya beralaskan tikar tua dan tidak ada aliran listrik ke Desa tersebut.

Selain tidak adanya listrik, didaerah ini rumah sakit dan pusat pendidikan pun juga tidak tersedia. Di sisi lain, Timor Leste lebih sikap dalam membangun daerah perbatasannya. Hal tersebut telah diakui oleh Humas Pemprov NTT.

Selain minimnya fasilitas diatas, air juga jadi problem masyarakat perbatasan Indonesia-Timor Leste. Diketahui air begitu susah didapatkan walaupun saat musim hujan sekalipun.

Perubahan Hidup Masyarakat perbatasan Indonesia Timor leste

Di jaman Pemerintahan Sekarang yaitu di Era Bpk. Joko Widodo, saat ini daerah perbatasan harus dilengkapi fasilitas yang memadai.

PLBN dibangun megah sebagi penunjang kegiatan ketika orang hilir mudik perbatasan. Pasar modern dan terminal internasional yang digunakan khusus untuk barang telah disiapkan disekitar PLBN yang berdiri di atas lahan 2,5 hektar.

namun saat ini masyarakat membutuhkan sarana pendukung untuk bidang pertanian, pelatihan kepada masyarakat untuk bercocok tanaman dan juga pelayanan untuk peternakan.

Diharapkan dengan adanya sarana diatas dan adanya penyuluhan akan meningkatkan aktifitas ekonomi serta pendapatan perkapita daerah tersebut.

TNI sebagai penjaga perbatasan juga diharapkan meminimalisir konflik antara masyarakat berbeda bangsa di daerah tersebut. Tidak bisa dipungkiri sering terjadi konflik warga maupun konflik negara yang berasal dari sengketa perbatasan.

Dukungan pemerintah pusat bagi daerah yang menjadi lokasi perbatasan sangatlah penting. Akses jalan yang burusk membuat daerah perbatasan susah untuk diakses sehingga aliran barang dan juga aktivitas ekonomi ikut tersendat.

Baca juga artikel tentang: 3 Tempat Wisata Di Bangkok Thailand

Author: jordan smith